Jero Balian Mangku Sumawijaya: Sifat Iri Hati Manusia Yang Pasti Selalu Ada Untuk Itu Perlu Membentengi Diri Dengan Pengijeng

  • Bagikan

 

LCN | BADUNG BALI – Biasanya para pedagang yang berjualan laris, keesokan harinya menjadi sepi karena ada yang iri. Untuk menangkal hal tersebut tentunya dengan cara memberikan penyengker atau pelindung supaya dagangan tidak bisa diganggu.

Jero Balian Mangku Sumawijaya kepada Wartawan LCN Biro Bali mengatakan, dirinya pernah membantu rumah tangga yang hampir cerai, karena ada yang iri melihat rumah tangganya rukun, dengan berdoa dan mohon tuntunan sang pencipta dirinya bisa membantu rumah tangga tersebut menjadi rukun kembali.

BERITA TERKAIT  Bukti Nyata, Managemen PT HMI Terus Berikan Bantuan Kepada Warga Yang Berduka Di Desa Malawaken

Lebih lanjut Jero Balian Mangku Sumawijaya menyatakan, ada juga pedagang yang minta tolong karena dulunya berjualan sangat laris dalam sehari pembeli ramai, kini satupun tidak ada yang mengunjungi tokonya. “Dengan bantuan sang pencipta akhirnya tempat berjualan kembali ramai dikunjungi pembeli,” jelasnya.

BERITA TERKAIT  Sosok Ulama Kondang, Asal Selayar Berpulang di Usia 82 Tahun

Jero Balian Mangku Sumawijaya memaparkan bahwa tanah pekarangan perlu diisi pengijeng karang, tentunya untuk menangkal ilmu hitam atau black magic. Sifat iri hati manusia yang pasti selalu ada, untuk itu perlu membentengi diri dengan pengijeng awak dan pengijeng karang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *