Dua Fraksi DPRD DKI Akhirnya Resmi Ajukan Hak Interpelasi Ke Ketua Dewan

  • Bagikan

LCN || JAKARTA — Setelah sempat ramai menuai polemik, akhirnya Fraksi PDI Perjuangan dan PSI DPRD DKI Jakarta resmi mengajukan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan terkait gelaran balap mobil Formula E.

Berkas usulan yang ditandatangani 33 anggota dewan itu sendiri telah diserahkan kepada ketua dewan di kantor DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/8).

“Kami sampaikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta, bahwa kami sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama membubuhkan tanda tangan di bawah ini, menyampaikan pengusulan Hak Interpelasi kepada saudara Gubernur DKI Jakarta mengenai penyelenggaraan Formula E,” demikian bunyi surat pengajuan interpelasi tersebut.

BERITA TERKAIT  Utang untuk Alutsista Drama 2024 Dimulai

Salah satu pengusul interpelasi Rasyidi mengatakan, penyelenggaraan Formula E merupakan kebijakan pemerintah daerah yang penting dan berdampak luas pada kehidupan masyarakat Jakarta.

“Maka kami anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta berkeinginan menggunakan hak politik kami dalam bentuk pengajuan hak interpelasi,” kata politisi PDI-P itu.

BERITA TERKAIT  Menghadiri Acara Hari Jadi Kalteng Ke 64, Danrem 102/Pjg Terima Penghargaan dari Gubernur Kalimantan Tengah 

Rasyidi mengatakan, terdapat lima alasan dan pertimbangan dalam mengajukan hak interpelasi ini. Pertama, temuan LHP BPK tahun 2020 yang menyebut pengelolaan dan penyelenggaraan kegiatan Formula E tahun anggaran 2019 kurang memadai.

Temuan itu, kata Rasyidi, mengindikasikan bahwa hasil feasibility study dari PT Jakarta Propertindo belum menggambarkan aktivitas pembiayaan secara menyeluruh. Sebab, tidak memperhitungkan biaya penyelenggaraan Formula E sebagai biaya tahunan yang wajib dibayarkan melalui APBD yang dilekatkan pada SKPD Dispora.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *