Diduga Kesewenangan Pencabutan Aliran Air PDAM Sepihak, Pelanggan MBR Mengadukan Nasibnya.

  • Bagikan

LCN | KABUPATEN LEBAK – Gegara tidak bisa bayar tagihan PDAM, Udiyana Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kampung Keong RT 005/03, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalang anyar, Kabupaten Lebak-Banten, mendapat perlakuan pencabutan sepihak dari PDAM Kabupaten Lebak, Selasa (14/9/2021).

Sebelumnya Udiyana memiliki tunggakan sebesar Rp. 2.785.650.,ditambah denda Rp. 70.000.,dengan total keseluruhan Rp. 2.855.650., namun dengan jumlah sebesar itu Udiyana hanya memiliki uang sebesar Rp.1000.000., untuk membayar hutangnya agar saluran air PDAM nya tidak dicabut, namun nasib malang menimpanya sehingga tanpa rasa kasihan pihak PDAM Tirta Multatuli yang beralamat di Jl. Maulana Hasanudin, Kampung Rancagawe, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalang anyar, Kabupaten Lebak-Banten, telah mencabutnya.

BERITA TERKAIT  ABK Kapal Tug Boat 2 Hari Menghilang, Jasad Faris Ditemukan Tim SAR Ditpolairud Polda Kalteng

Udiyana selaku pelanggan PDAM mengatakan bahwa dirinya sudah memohon agar saluran air nya jangan dicabut (disegel-Red).

” Jangan dulu dicabut pak, saya ada uang Rp. 1000.000., tapi petugas menolaknya minimal harus ada uang Rp.2.500.000.,” Kata Udiyana lewat via WhatsApp, Selasa (14/9/2021).

BERITA TERKAIT  Empat Kapolsek dan Kabagops Melaksanakan Sertijab Dipimpin Kapolresta Palangka raya

Lanjut Udiyana ” Sebelum pencabutan satu bulan, saya mencoba mengumpulkan uang agar bisa bayar tagihan PDAM, namun uang yang saya kumpulkan tidak sesuai harapan, hanya bisa terkumpul sebesar Rp.1000.000., sedangka hutang saya sebesar Rp.2.855.650.,” Ucapnya.

Sambung Udiyana berharap kepada PDAM Tirta Multatuli agar tidak mencabut saluran air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *