Jadi Sorotan! Diduga Proyek Siluman, Saluran Drainase di Kecamatan Wawo Menggunakan Dana Covid-19

oleh
oleh

LCN | BIMA — Di Duga Proyek Siluman Menghabisi Anggaran Dana Covid- 19 Di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Dimana pemasangan saluran atau drainase di jalan negara Bima Sape menggunakan Anggaran APBN / Dana COVID-19 dari pusat.

Berdasarkan pantau media dilansir dari Media Buser Bima, Kamis (11/03) kegiatan proyek ini berfungsi untuk melancarkan air dari gunung tidak masuk ke badan jalan raya.h Dengan harapan Pemerintah Pusat menurunkan anggaran tetapi praktek di lapangan Campuran pasangan hanya pasir beserta batu dengan sedikit campur semen.

Dari informasi salah seorang karyawan di lapangan pada saat ditanyakan yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan proyek anggaran dari pusat APBN menghabisi angaran bantuan dana Covid 19,” katanya.

 

Ia menegakan bahwa kami tidak tau siapa bos nya karena proyek ini dari pusat dan kami hanya sekedar tukang biasa aja,” kilahnya.

Dengan tidak menyangkal Taufik salah satu Pladen kepada media dilokasi mengatakan kami melakukan campuran dengan perbandingan 1:10 yaitu 1 ret pasir hanya dengan campuran 10 sak semen,” terangnya sambil mengaduk bahan campuran semen untuk pasangan saluran.

Sementara seorang warga putra asli Wawo mengatakan sangat di sayangkan apabila proyek ini tidak di kawal dengan baik oleh pemerintah pusat, sebagai mana yang kita harapkan kalau seperti ini terus kapan bisa maju pembangunan di kecamatan Wawo.

“Kami dari pemuda desa Ntori sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah mengelontorkan anggaran untuk perbaikan saluran sepanjang jalan negara ini, akan tetapi pekerjaan nya paling lama 3 bulan hancur ,karena campuran semen dan pasir tidak seimbang atau sangat jelek sekali ketika di cek pasir aja tidak ada semennya,” bebernya.

Dan proyek ini tidak di pasang papan informasi / atau papan nama proyek sebagaimana diatur UUD 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik.

“Kami dari masyarakat tau, jangan kami di bodohi oleh oknum kontraktor, karena kontraktor habis kerja dapat untung langsung pulang dan bukan hanya itu untuk pekerjanya pun semua tukang dari sila dan Dompu tidak ada dari Wawo sedangkan pekerjaan jalan ini berada di kecamatan Wawo.

Dikonfirmasi media dengan Yasin S.Pdi Wakil Ketua DPRD kabupaten Bima menyampaikan benar ada proyek saluran di jalan negara dari Bima menuju Sape.

“Kita berharap sebagai wakil rakyat khususnya dari dapil VI kecamatan Wawo berharap jalan ini tetapa bagus di lalui kendaraan,” terangnya.

Ia berharap kepada warganya untuk bersama-sama menjaga jalan tersebut dari tumbangnya pohon menghadang jalan, batu masuk ke selokan, dan begitupun sebaliknya seharusnya nya pekerjaan ini harus menjaga mutunya proyek jangan hanya mencari ke untungnya aja,” ungkap Yasin.

Lanjut Dewan sapaan akrabnya mengharapkan, agar semua proyek yang masuk di kecamatan Wawo harus kerja benar-benar sesuai gambar, RAB dan Basteknya karena kalau pemborong kerja tidak sesuai gambar dan RAB,  sangat di sayangkan, oleh karena itu bekerja harus benar-benar di bisa di nikmati oleh masyarakat banyak”, pungkas Yasin. [Tim/Mio]

Editor : Anung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *