Ngeri! Sama-Sama Pelajar, Dalam Sehari Korban Anak Dibawah Umur Digasak Dua Pelaku Ditempat Yang Berbeda

oleh
oleh

LCN | MUARA TEWEH | KALTENG – Unit PPA Satreskrim Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengamankan dua pelajar FH (18) dan AF (16) yang masih dibawah umur karena telah melakukan persetubuhan terhadap remaja yang juga pelajar di bawah umur.

Saat dikonfirmasi Wartawan LCN kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara AKP Muhammad Tommy Palayukan didampingi Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Sugiyono, Senin (08/02), membenarkan polisi menangani kasus persetubuhan yang melibatkan dua pelaku, salah satunya di bawah umur dan korban di bawah umur.

“Karena ibu korban tak terima anaknya disetubuhi oleh pelaku sehingga melaporkan ke Satreskrim Polres Barut,” ungkap Tommy.

Lanjut, Tommy kronologis berawal dari cahtingan whastapp korban kepada pelaku FH untuk diminta di jemput dari sekolah untuk diantar pulang, namun entah kenapa ditengah jalan korban dibawa FH ke sebuah barak di kelurahan lanjas yang ditempat FH.

Menurut keterangan FH persetubuhan dilakukan pada hari Senin 1 Februari 2021 sekitar pukul 12.00 WIB,

Namun, tidak sampai disitu korban kemudian di hari yang sama Senin (01/02) didatangi AF kerumah dengan berbagai alasan agar korban bisa dibawa jalan sekitar pukul 15.00 WIB Pelaku AF datang menjemput korban, sekaligus pamit pergi dengan korban kepada orang tua korban.

Ternyata korban dibawa ke sebuah tempat kost di Kelurahan Melayu. Di tempat ini korban diajak minum minuman keras. Lalu terjadi persetubuhan.

Saat AF mengantar korban pulang, dijalan mereka berpapasan dengan ibu korban. AF menghentikan motor kemudian ibu pun bergegas mendekati putrinya. Tetapi, sang ibu kaget begitu melihat bagian leher putrinya ada tanda merah kemerahan.

Merasa janggal terhadap putrinya, ibu menginterogasi AF dirumahnya dan juga putrinya, sontak sang ibu terkejut setelah mendengar pengakuan putrinya. Orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

“Hasil pemeriksaan tersangka FH ditahan, sedangkan tersangka AF tidak, karena masih di bawah umur dan nanti menjalani proses Peradilan Anak,” tutup Sugiono. [tim/lcn]

Sumber : Liputan dan Wawancara

Editor : Anung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *